SHAFT SEAL (Lipseal) – Call. 081703245655 – 081515172626 – PIN.22FE4585

SHAFT SEAL KOMPRESOR AC MOBIL

Refrigerant dan minyak pelumas dalam kompresor sangat rentan terhadap kebocoran, baik saat kompresor sedang berjalan maupun berhenti. Komponen untuk mencegah kebocoran minyak pelumas dan refrigerant adalah shaft sheal (penyekat refrigerant) pada poros. Komponen ini trediri atas dua bagian, yaitu shaft seal dan plate seal. Shaft Seal terdiri atas dua jenis, yaitu mechanical seal dan lip seal.

masalah ac mobil, onderdil ac mobil, otomatis ac mobil, pasang ac mobil murah, part ac mobil, penyebab ac mobil tidak dingin, perawatan ac mobil, perbaikan ac mobil, selang ac mobil, service kompresor ac mobil

Shaft Seal Kompresor AC Mobil

Biasanya, kebocoran refrigerant terjadi melalui komponen ini, sehingga pemeriksaan rutin sangat diperlukan. Akibat kebocoran pada komponen ini, refrigerant perlu ditambah setiap satu atau dua tahun sekali. Shaft Seal terdiri dari gelang penahan, o-ring, ring karbon, dan plat seal. Plat seal yang tertahan rapat oleh gelang penahan dengan ring karbon akan tertekan oleh pegas, sehingga mampu mencegah kebocoran refrigerant dan minyak pelumas.

 

Salam,

OMEGA AC MOBIL

Jln.Sutorejo Utara 9 No.34  Surabaya , Jawa-Timur.

031-78272626 –  70339033 HP.085380033325 – 081703245655 PIN.22FE4585

Email. omegaacmobil@gmail.com

Untuk Produk Lainnya :

>>>>KLIK DISINI<<<<

KOMPONEN PENDUKUNG PADA AC MOBIL – Call. 081703245655 – 081515172626 – PIN.22FE4585

KOMPONEN PENDUKUNG PADA AC MOBIL

  1. FILTER ( Receiver Dryer )
  2. ACCUMULATOR
  3. OLI KOMPRESOR ( Minyak Pelumas )
  4. SHAFTSEAL
  5. PIPA REFRIGERANT
  6. IDLE UP
  7. PULLEY dan FAN-BELT KOMPRESOR
  8. EXTRA FAN

 

Salam,

OMEGA AC MOBIL

Jln.Sutorejo Utara 9 No.34  Surabaya , Jawa-Timur.

031-78272626 –  70339033 HP.085380033325 – 081703245655 PIN.22FE4585

Email. omegaacmobil@gmail.com

Untuk Produk Lainnya :

>>>>KLIK DISINI<<<<

TIPE KOMPRESOR AC MOBIL – Call. 081703245655 – 081515172626 – PIN.22FE4585

TIPE KOMPRESOR AC MOBIL

1.Kompresor Tipe Resipro (Crank Shaft)

2.Kompresor Tipe Swash Plate

3.Kompresor Tipe Wobble Plate

 

Salam,

Salam,

OMEGA AC MOBIL

Jln.Sutorejo Utara 9 No.34  Surabaya , Jawa-Timur.

Telp. 031-78272626 –  70339033 HP.085380033325 – 081703245655 PIN.22FE4585

Email. omegaacmobil@gmail.com

Untuk Produk Lainnya :

>>>>KLIK DISINI<<<<

Kondensor AC Mobil – Call. 0852 5858 6262

Kondensor AC Mobil

Kondensor ditempatkan di depan radiator. Kondensor berfungsi untuk mendinginkan gas refrigerant sehingga terkondensasi menjadi cair dengan tekanan yang tinggi.Set elah cair, refrigerant mengalir ke receiver dehidrator. Pendingin yang dilakukan kondensor berasal dari aliran udara oleh kipas radiator. Jumlah panas yang dilepaskan refrigerasi dalam kondensor sama dengan panas yang diserap dalam evaporator ditambah panas kerja yang diperlukan kompresor untuk menekan refrigrant.Semakin banyak panas yang dilepas dalam kondensor,maka semakin besar pula efek mendinginkan yang akan diperoleh dari evaporator.

Condensor

Dalam kondensor akan terjadi perubahan bentuk zat pendingin, karena kondensasi yang dilakukan kondensor. Perubahan bentuk tersebut dari gas menjadi cair. Supaya pendinginan/kondensasi dari zat pendingin lebih sempurna, maka pemasangan kondensor perlu memperhatikan arah aliran udara yang membantu proses pendinginan kondensor. Pemasangan kondensor pada mobil biasanya ditempatkan di depan radiator supaya dapat dialiri udara waktu mobil berjalan.

Adakalanya pemasangan kondensor di depan radiator dilengkapi dengan dengan kipas-kipas pendingin, tetapi kipas pendingin mesin diganti dengan yang lebih besar supaya pendinginan mesin dapat dilaksanakan bersama-sama dengan pendinginan kondensor. Sistim ini merugikan bila sistim AC tidak dipakai , karena kipas yang besar akan menggunakan daya mekanis mesin, akibatnya boros bahan bakar. Untuk itu memakai kipas pendingin listrik tersendiri pada kondensor merupakan solusi lain meskipun kondensor dapat dipasang di depan radiator, di atas atap mobil, di bawah lantai, atau tempat lain yang memungkinkan.

Pipa-pipa kondensor ada yang berbentuk bulat ada juga yang seperti banyak lubang-lubang aliran zat pendingin. Pipa tersebut dilengkungkan secara paralel dari awal sampai keluarnya zat pendingin menuju saringan. Untuk memperluas pemukaan pendingin, diantara pipa yang dilengkungkan itu diberi kisi-kisi pendingin supaya sistem pendinginan lebih sempurna (panas diserap oleh kisi pendingin), sehingga kondensasi dan perubahan bentuk zat pendinginan dari gas menjadi cair akan terjadi.

<

Nyalakan AC Mobil anda saat RPM rendah – Call. 0852 5858 6262

Nyalakan AC Mobil anda saat RPM rendah

 

Bila kita ingin menghidupkan AC mobil, lakukanlah pada saat RPM rendah. Posisi RPM (atau rotation per minute) rendah ada pada saat mesin idle, ketika pedal gas tidak kita injak.

Langkah seperti ini perlu kita lakukan bila kita ingin merawat AC. Alasan teknis langkah ini sebenarnya sangat sederhana. Yaitu, untuk menghindari gesekan yang terlalu keras antara pulley dan pressure plate (plat penekan) pada kompresor AC.

Pulley dan pressure plate memang menjadi komponen yang sangat penting dalam sistem kerja AC. Pressure plate adalah komponen yang bertugas sebagai penghubung sehingga poros kompresor AC dapat berputar. Tugas sebagai penghubung itu baru bisa dijalankan setelah pressure plate menempel ke pulley. Pressure plate ini akan mendekati (sampai melekat) ke pulley ketika kita menghidupkan AC.

Masalahnya, pulley adalah komponen yang selalu berputar selama mesin hidup. Dan, putaran pulley itu berubah-ubah. Kadang cepat, kadang lambat. Tinggi rendahnya putaran pulley tergantung kerja mesin. Pulley akan berputar cepat ketika putaran mesin per menit (RPM) tinggi. Sebaliknya, lambat saat putaran mesin per menit rendah.

Dari cara kerja itu kita bisa memperkirakan, kapan waktu yang tepat untuk menempelkan pressure plate ke pulley. Dan kita pun bisa membayangkan apa yang terjadi bila kita menempelkan pressure plate pada saat putarannya sangat kencang. Pada putaran kencang, gesekan antara permukaan pressure plate dan pulley akan sangat keras. Bila kebiasaan ini terus terulang, permukaan gesek dua komponen ini akan cepat aus.

Bila sudah terlanjur aus, efek berikutnya cukup merepotkan: tenaga putar mesin tidak dapat diteruskan secara maksimal ke kompresor AC. Teknisi menyebut kondisi ini dengan istilah slip. Ada dua dampak lanjutan yang umumnya pengendara rasakan bila terjadi slip. Pertama, AC terasa kurang dingin. Kedua, terdengar suara berisik pada kompresor AC.

Dampak yang membuat kita kurang nyaman, bukan? Karena itu, bila ingin menghidupkan AC, lakukanlah pada saat RPM rendah.